Pengantar Psikologi

Psikologi Umum

(1)

Pengantar Psikologi

Arti kata Psikologi

Psikologi berasal dari kata berikut:

– “psyche” artinya jiwa

– “logos” artinya ilmu / ilmu pengetahuan

  • Psikologi merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah → melalui penelitian ilmiah

  • Penelitian Ilmiah adalah penelitian yang direncanakan secara terencana, sistematis, terkontrol berdasarkan data empiris.

  • Suatu teori dalam psikologi harus dapat diuji (dites) dalam hal keajekannya dan keandalannya atau validitasnya

Definisi Psikologi

Konsep jiwa pada dasarnya sangat abstrak dan tidak dapat diukur secara langsung menggunakan alat-alat ilmiah. Oleh karena itu psikologi studi ilmiah tentang perilaku dan proses mental.

Psikologi adalah studi ilmiah tentang perilaku dan proses mental. Perilaku mencakup semua tindakan dan reaksi kita yang tampak atau nyata, seperti ekspresi dan gerakan verbal dan wajah. Proses mental mengacu pada semua aktivitas internal dan terselubung dari pikiran kita seperti berpikir, merasakan, dan mengingat. Ini adalah studi ilmiah karena untuk mempelajari perilaku dan proses mental, para psikolog menggunakan metode ilmiah untuk memahami lebih tepat dan akurat.


Tujuan Psikologi

To-Describe

Tujuan pertama psikologi adalah menggambarkan berbagai cara organisme berperilaku.

To-Describe yaitu menggambarkan. Tujuan pertama psikologi adalah menggambarkan bagaimana seseorang atau kelompok berperilaku dalam situasi tertentu. Psikolog mengamati dan mencatat apa yang terjadi secara detail tanpa membuat penilaian atau interpretasi langsung.

Contoh: Seorang psikolog sekolah mengamati seorang anak yang terlihat sering menyendiri selama istirahat sekolah. Anak tersebut jarang berbicara dengan teman sekelasnya, lebih suka bermain sendirian, dan menunjukkan ekspresi wajah yang murung. Psikolog mencatat semua perilaku ini sebagai bagian dari observasinya untuk memberikan gambaran tentang kondisi sosial dan emosional anak di sekolah.

Setelah perilaku atau proses mental digambarkan, tujuan berikutnya adalah menjelaskan mengapa perilaku tersebut terjadi. Psikolog tidak hanya berhenti pada deskripsi, tetapi juga berusaha mencari penyebab atau faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. Penjelasan ini bisa melibatkan faktor biologis, lingkungan, sosial, atau psikologis yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak


To-Explain

Tujuan kedua psikologi adalah menjelaskan penyebab perilaku.

To-Explain yakni menjelaskan. Penjelasan ada setelah perilaku diobservasi dan digambarkan, tujuan berikutnya adalah menjelaskan mengapa perilaku tersebut terjadi. Psikolog mencari tahu faktor-faktor yang menyebabkan perilaku tertentu.

Tujuan pertama psikologi adalah menggambarkan perilaku dan proses mental secara jelas dan objektif. Ini berarti para psikolog mengamati, mencatat, dan mendeskripsikan bagaimana individu bertindak dalam situasi tertentu atau bagaimana mereka bereaksi terhadap rangsangan tertentu. Dengan mengamati perilaku dan proses mental, psikolog dapat memberikan gambaran yang rinci tentang apa yang terjadi dan bagaimana perilaku itu terjadi. 


To-Predict

Tujuan ketiga psikologi adalah memprediksi bagaimana organisme akan berperilaku dalam situasi tertentu.

Contoh: Jika tidak ada intervensi yang dilakukan, psikolog dapat memprediksi bahwa anak tersebut akan terus menyendiri dan mungkin mengalami penurunan prestasi akademik karena merasa tidak terhubung dengan lingkungan sosialnya. Dengan pemahaman ini, psikolog dapat memperkirakan bahwa masalah tersebut bisa semakin berkembang jika tidak segera ditangani, seperti anak bisa mengalami kecemasan yang lebih parah atau depresi.

Memprediksi dengan pengetahuan yang diperoleh dari menggambarkan dan menjelaskan perilaku, psikolog bertujuan untuk meramalkan atau memprediksi perilaku di masa depan. Jika kita mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang, kita dapat memprediksi bagaimana mereka mungkin akan bertindak dalam situasi tertentu. 


To-Control

Tujuan keempat psikologi adalah mengendalikan perilaku organisme.

Tujuan akhir dari psikologi adalah untuk mengendalikan atau mengubah perilaku. Psikolog menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk membantu individu menghadapi tantangan atau mengembangkan perilaku yang lebih sehat.

Contoh: Untuk membantu anak tersebut, psikolog sekolah mungkin menggunakan pendekatan terapi kognitif-perilaku (CBT) untuk mengatasi kecemasan sosialnya. Psikolog juga bisa mendorong anak tersebut untuk ikut serta dalam kegiatan kelompok yang melibatkan teman-teman sekelas, secara bertahap memperkenalkan interaksi sosial yang aman dan positif. Selain itu, psikolog bisa berkolaborasi dengan guru untuk menciptakan lingkungan kelas yang lebih ramah dan mendukung, sehingga anak merasa lebih diterima. Jika intervensi ini dilakukan dengan benar, perilaku anak dapat berubah dan dia mungkin mulai merasa lebih nyaman berinteraksi dengan teman-teman baru.

Tujuan psikologi mengendalikan atau mengubah perilaku untuk membantu individu berfungsi lebih baik dalam kehidupan mereka. Ini berarti menggunakan prinsip-prinsip psikologis untuk mengembangkan strategi yang dapat membantu orang mengatasi masalah atau meningkatkan kualitas hidup mereka

Karakteristik Ilmu Psikologi

  • Objek tertentu
Psikologi memiliki objek kajian yang jelas, yaitu perilaku dan proses mental. Perilaku mencakup segala tindakan yang bisa diamati, seperti berbicara, bergerak, atau bereaksi terhadap suatu situasi (overt behavior). Sementara itu, proses mental mencakup hal-hal yang tidak bisa langsung diamati, seperti berpikir, merasa, mengingat, atau berkhayal (covert behavior). Objek ini menjadi fokus utama dari penelitian psikologi.
  • Metode pendekatan/penelitian tertentu
Psikologi menggunakan berbagai metode penelitian yang khusus untuk mengkaji perilaku dan proses mental. Beberapa metode yang umum digunakan antara lain adalah eksperimen, observasi, wawancara, studi kasus, dan survei. Pendekatan ilmiah ini memungkinkan psikolog untuk mempelajari fenomena secara objektif dan dapat diuji ulang oleh peneliti lain. Metode yang digunakan juga memastikan bahwa hasil penelitian dapat diandalkan dan valid.
  • Mempunyai riwayat/sejarah tertentu
Psikologi sebagai ilmu memiliki sejarah perkembangan yang panjang. Mulai dari awalnya yang berakar dari filsafat hingga menjadi disiplin ilmu tersendiri yang ilmiah. Tokoh-tokoh seperti Wilhelm Wundt, William James, dan Sigmund Freud berperan penting dalam perkembangan psikologi sebagai ilmu. Sejarah ini menunjukkan bagaimana konsep-konsep dan teori-teori psikologi berkembang dari masa ke masa.
  • Sistematika yang teratur
Psikologi sebagai ilmu memiliki struktur atau sistematika yang teratur. Ini berarti bahwa teori, konsep, dan prinsip-prinsip yang ada di dalam psikologi disusun secara logis dan sistematis, sehingga memungkinkan adanya pemahaman yang mendalam mengenai perilaku dan proses mental manusia. Ilmu ini juga terus berkembang dengan adanya penelitian baru yang memperkaya teori dan pengetahuan yang sudah ada.

Daftar Pustaka

Rohani, Alia. 2024. Pengantar Psikologi. Psikologi Umum: UG

Comments

Sering dikunjungi :

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *