Istilah, Eksperimen, dan Jenis Kelompok
Istilah
Kognitif Disonansi (Cognitive Dissonance)
Contoh sebagai berikut.
Dilema Tahanan (Prisoner's Dilemma)
Dilema tahanan sering digunakan untuk menjelaskan mengapa individu atau kelompok, meskipun memiliki keinginan untuk mencapai hasil yang menguntungkan bagi semua pihak, mungkin memilih tindakan yang menguntungkan bagi diri sendiri, bahkan jika hal itu merugikan kelompok secara keseluruhan.
Contoh sebagai berikut.
Dilema tahanan yang diulang menunjukkan bahwa bertindak demi kepentingan sendiri mungkin tidak mengarah pada hasil yang optimal. Dalam sebagian besar kasus kehidupan, kerjasama selalu memberikan hasil yang lebih baik bagi semua orang.
Contoh sebagai berikut.
Kesalahan Atribusi (Attribution Error)
Kesalahan atribusi adalah kecenderungan seseorang untuk menghubungkan tindakan orang lain dengan karakter atau kepribadiannya, sementara tindakan mereka sendiri dihubungkan dengan faktor situasional atau eksternal.
Central and Peripheral yaitu proses pemikiran. Central route berarti berpikir secara kritis dan Peripheral Route yaitu berpikir singkat tanpa memusingkan suatu hal.
Penerimaan Pribadi (Private Acceptance)
Penerimaan pribadi yaitu konform dengan orang lain atau kelompok murni karena percaya mereka benar. Penerimaan pribadi lebih lama & kuat terjadinya.
Kepatuhan Publik (Public Compliance)
Kepatuhan Publik yaitu konform dengan orang lain atau kelompok di depan banyak orang tanpa benar-benar percaya apa yang sebetulnya dilakukan atau dikatakan mereka.
Istilah keduanya tersebut adalah jenis-jenis dari pengaruh sosial informasional (Informational Social Influence).
Social Loafing
Kemalasan sosial (social loafing) adalah situasi pengurangan upaya individu dibandingkan saat bekerja sendiri yang dapat terjadi karena ketidakartian atau sedikit peran dalam kelompok tersebut.
Eksperimen
1. Milgram (1961)
Eksperimen Millgram yaitu ekspedisi yang mempelajari kepatuhan karena adanya tekanan yang menggunakan sengatan listrik pada eksperimen tersebut.
2. Zimbardo (1971)
Zimbardo melakukan eksperimen “Penjara Standford”. Eksperimen tersebut bertujuan untuk memahami bagaimana dampak psikologis dari otoritas, kekuasaan, dan isolasi lingkungan penjara. Proses.
Hasil eksperimen tersebut yaitu Zimbardo menyimpulkan mengubah perilaku seseorang menjadi bertolak belakang karena suatu peran.
3. Asch (1951)
Eksperimen Asch yaitu eksperimen yang mempelajari konformitas, bagaimana individu menyesuaikan diri untuk kelompok secara perilaku dan keyakinan. Eksperimen tersebut menggunakan garis panjang sebagai pilihan bagi partisipasi untuk dibandingkan dan hasil dari eksperimen tersebut yaitu partisipasi cenderung mengikuti garis panjang sebagian besar, meskipun mereka tahu bahwa jawaban itu salah.
4. Sherif (1954)
Muzafer Sherif melakukan eksperimen yaitu “Eksperimen Gua Perampok” tentang eksperimen sosial dan konformitas bahwa orang cenderung membentuk norma sosial dan kelompok dan mengikuti penilaian orang lain karena ada tekanan kelompok.
5. Bandura (1961) & (1963)
Eksperimen Bandura yaitu eksperimen yang mempelajari pembelajaran sosial, eksperimen tersebut dinamakan “Boneka Bobo” yang disimpulkan bahwa anak-anak dapat belajar dan meniru perilaku agresif dari orang lain, bahkan melalui media seperti film.
Comments
Post a Comment