Definisi, Keanggotaan Himpunan, dan Notasi

Matematika & Ilmu Alamiah Dasar (IAD)

Himpunan ke-1

Definisi, Notasi, dan Keanggotaan Himpunan

  • Definisi

Himpunan = Kumpulan dari objek-objek yang berbeda

Himpunan sebagai berikut.

Notasi = A, B, C, ... (tanda), (tanda)

Elemen/anggota = a, b, c

Penyajian sebagai berikut.

Pencirian, enumerasi, diagram venn

A = {X|0(lbh kecil samadengan)X


Himpunan adalah suatu kumpulan dari objek-objek yang berbeda.

Notasi himpunan: huruf kapital misalkan A, B, dan C.

Objek di dalam himpunan disebut unsur atau anggota atau elemen himpunan.

Notasi anggota himpunan: huruf kecil misalkan a, b, dan c.

Keanggotaan suatu himpunan dinotasikan dengan ∈ dan bukan anggota himpunan dinotasikan dengan ∉.

Contoh:

A = {merah, kuning, biru}.

A merupakan suatu himpunan yang memiliki elemen merah, kuning, dan biru.

merah ∈ A : merah merupakan elemen himpunan A.

hijau ∉ A : hijau bukan merupakan elemen himpunan A.

Penyajian himpunan

  1. Pencirian
  2. Enumerasi
  3. Diagram Venn

1. Pencirian

  • Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan cara menuliskan ciri keanggotaan himpunan tersebut.

  • Notasi: {x | ciri yang harus dipenuhi oleh x}

  • Contoh:

A = {x | x adalah ibukota provinsi di pulau Jawa}

B = {t | t adalah jenis-jenis media massa}


2. Enumerasi

  • Setiap anggota himpunan didaftarkan secara rinci.

  • Setiap anggota dipisahkan oleh tanda koma dan dituliskan di dalam tanda kurung kurawal ({}).

  • Contoh:

A = {Jakarta, Bandung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya}

B = {media cetak, media elektronik, media online}


3. Diagram Venn

  • Diagram venn merupakan suatu gambar (diagram) yang digunakan untuk menyatakan suatu himpunan dalam himpunan semesta.

  • Himpunan semesta (universal set) dinotasikan dengan U merupakan suatu himpunan yang memuat semua objek pembicaraan.

Contoh Diagram Venn:

U = {s | s adalah ibukota provinsi di pulau Jawa dan Sumatera}

A = {x | x adalah ibukota provinsi di pulau Jawa}


Kardinalitas himpunan

Kardinalitas himpunan merupakan jumlah elemen berbeda pada suatu himpunan.

Notasi kardinalitas dari himpunan A: n(A) atau|A|.

Suatu himpunan disebut himpunan berhingga jika banyak anggotanya (yang berbeda) berhingga.

Jika banyak anggotanya tak berhingga disebut himpunan tak berhingga.

Kardinalitas dari himpunan tak berhingga:
Anggota-anggota himpunan yang sama hanya dihitung sekali.

Contoh Kardinalitas Himpunan:

A = {Jakarta, Bandung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya}

maka |A| = 6

B = {media cetak, media elektronik, media online}

maka |B| = 3

C = {a, {b, c}, d, {e}}

maka |C| = 4

Jenis-jenis Himpunan

1. Himpunan Kosong

2. Himpunan Ekivalen

3. Himpunan Saling Lepas (Disjoint)

4. Himpunan Bagian (Subset)

5. Himpunan Kuasa


1. Himpunan Kosong

Himpunan kosong merupakan suatu himpunan yang tidak memiliki anggota atau himpunan dengan kardinalitas nol.

Notasi himpunan kosong: { } atau

A = { } bukan himpunan kosong karena |A| = 1.

Contoh:

T = {t | t adalah WNI yang pernah ke bulan}, maka |T| = 0


2. Himpunan Ekuivalen

Himpunan A dikatakan ekivalen dengan himpunan B jika dan hanya jika kardinalitas dari kedua himpunan tersebut sama.

Notasi: A ~ B←→|A| = |B|.

Contoh:

A = {media cetak, media elektronik, media online}, |A| = 3

B = {a, {b, c}, d}, |B| = 3.

maka A ~ B.


3. Himpunan Saling Lepas (Disjoint)

Dua himpunan A dan B dikatakan saling lepas (disjoint) jika keduanya tidak memiliki elemen yang sama.

Notasi: A // B.

Contoh:

A = {x | x adalah ibukota provinsi di pulau Jawa}

A = {Jakarta, Bandung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya}

B = {y | y adalah ibukota provinsi di pulau Kalimantan}

B = {Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor}

maka A // B.


  • Notasi

Notasi = A, B, C, ... (tanda), (tanda)

Elemen/anggota = a, b, c

Penyajian sebagai berikut.

Pencirian, enumerasi, diagram venn

A = {X|0(lbh kecil samadengan)X(lbh kecil samadengan)3, (tanda) x (tanda)B

A = {X|0(lbh kecil samadengan)X(lbh kecil samadengan) ternyata (namanya diantara)

X = 1 anggota B = { (x, y) |l

Jadi... dlm kurung x, y ada 2 anggota

A = {0, 1, 2, 3}

Garis bilangan tengahnya adalah 0


Cbagus = {x|x(lbh besar samadengan)4 . X (tanda) (tanda)

Cbagus = {4, 5, 6, 7…}


B = {(x, y)|0(lbh besar samadengan)0(lbh kecil samadengan)x(lbh kecil dari)2, 5(lbh kecil dari)y(lebih kecil samadengan)B, (tanda) x,y

B = {(0,6), (0,7), (0,8), (1,6), (1,7), (1,8)}

                       -3, -2, -1 3,4 -4, -3, -2, -1

D = {(x, y, z)|-3(lbh kecil samadengan)x(lbh kecil)0, 2(lbh kecil)y(lbh kecil samadengan)4, -4(lebih kecil samadengan Zbagus (lbh kecil samadengan) -1, Abagus x, y, z}

Karbinalitas himpunan D = Jumlah anggota himpunan = 11 = D = 101 = 24

(-3, 3, -4), (-3, 3, -3), … (-2…) (-1…)


  • Keanggotaan Himpunan

A = {5, 4, 3, 1} ~ |A| = 4

B = {x, y, z, a, b, c} ~ |B| = 6

C = { {5, 1}, {3}, 4, 1} ~ |C| = 4

D = {0, 2, 4, {5, 6}, {7} } ~ |0| = 5


Gambar garis bilangan ()

Beberapa jenis himpunan sebagai berikut.

1. Himpunan kosong

2. Himpunan kuasa

3. Himpunan bagian (suku)

4. Himpunan saling lepas

5. Himpunan ekuivalen

*Fakta menarik bahwa Anak IT belajar dalam himpunan bagian (suku)


Tanda.

A Ebagus A = anggota

B Ebagus coret = bukan anggota

Abagusterbalik = untuk setiap/semua


Daftar Pustaka

Indarti, Dina. (2024). Himpunan. Depok: UG

Comments

Sering dikunjungi :

Pengantar Psikologi

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *