Pendidikan Agama Islam
(kel-2)
Manusia
Manusia adalah sama-sama makhluk Allah di antara yang lain. Manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah swt dan pasti akan kembali kepada Allah swt.
Manusia juga sebagai khalifah Allah di bumi untuk melaksanakan kewajiban beribadah kepada-Nya, berbuat baik, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan di akhirat dengan amal sholeh yang dilakukan semasa diberikan waktu dan semua anugerah dan titipan dari Allah swt.
Allah Maha Penyayang. Kasih Allah lebih luas dari langit dan bumi segala isi langit dan bumi, di antara langit dan bumi. Sayang Allah lebih dalam dari semua yang mempunyai kedalaman.
Manusia disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai berikut.
- An-Nas: Manusia sebagai makhluk sosial
Contoh yaitu menderita dalam kesendiriannya, tidak bisa hidup sendiri, butuh pertolongan orang lain merupakan esensi dari panggilan atau sebutan manusia An-Nas.
- Al-Insan: Manusia sebagai makhluk psikologis
Contoh yaitu manusia makhluk intelektual agar menumbuh kembangkan potensi dirinya agar menjadi manusia berkualitas (darojah murtafi’ah) merupakan esensi dari panggilan atau sebutan manusia Al-Insan.
- Al-Basyar: Manusia sebagai makhluk biologis
Manusia sebagai makhluk biologis, manusia makhluk yang tampak secara lahiriah dan terdapat pertumbuhan dan perkembangan.
Contoh yaitu manusia semakin waktu umur bertambah dan pasti merasakan kematian termasuk dari panggilan atau sebutan manusia Al-Basyar
- Al-Khalifah: Manusia sebagai pemimpin
Contoh yaitu manusia makhluk estetika (mencintai keindahan, menjunjung tinggi nilai-nilai manusia, cinta kedamaian, keadilan) merupakan esensi dari panggilan atau sebutan manusia Al-Khalifah.
Allah Maha Penyayang di antara semua yang penyayang.
Allah Maha Penyayang,
sayang-Nya tak terbilang
Allah Maha Pengasih,
tak pernah pilih kasih
Allah yang Maha Tahu, tanpa diberitahu.
Yuk, terus coba menjadi makhluk-Nya yang ada dalam kemaslahatan.
Soal Latihan
Pertanyaan
1. Bagaimana manusia diberikan keistimewaan dalam Islam?
Jawaban
Manusia diberikan akal.. lalu juga banyak keistimewaan lain.
Kita diberikan kehendak bebas oleh Allah yang tidak diberikan kepada makhluk lain. Tapi, ingat bahwa setiap orang tidak bisa menolong saudaranya, ia membawa amalnya masing-masing, itulah keadilan Allah.
Pertanyaan
2. Bagaimana Islam memandang kebebasan?
Jawaban
2. Kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan orang lain, misal.. ada orang demo.. jangan bikin macet.
Pertanyaan
3. Evolusi dalam Islam?
Jawaban
3. Manusia purba itu ada setelah Nabi Adam Alaihissalam.
Jadi, ayam apa telur dulu?
Ayam.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa Allah swt sudah menjadikan manusia sebagaimana demikian manusia.
seperti halnya analogi ayam dan telur.
Apakah ayam yang lebih dahulu atau telur? Jawabannya adalah ayam.
Maa syaa Allah
Pertanyaan
4. Bagaimana bisa meningkatkan keimanan, pahala kebaikan?
Jawaban
4. Semua urusan itu baik. Kata Nabi saw. Apabila ia mendapatkan musibah.. sabar itu baik, apabila ia mendapatkan anugerah.. syukur itu baik.. semua itu karena Allah kasih kehendak.
Pertanyaan
5. Kenapa manusia berubah?
Jawaban
Manusia dapat berubah dipengaruhi oleh beberapa hal, dapat dipengaruhi oleh lingkungan, keyakinan, tapi kita harus tahu.. itu untuk kebaikan.
الإيمان يزيد وينقص
(Al imanu yazidu wa yanqush)
Ini adalah ucapan dari sahabat yaitu Abu Darda Radhiyallahu Anhu bahwasanya iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang.
Saling mengingatkan dalam kebaikan.
Comments
Post a Comment