Istilah dalam Kimia

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (IAD)

Bab ke-7

Istilah dalam Kimia

Sifat Periodik Unsur

1. Sifat Logam

Unsur-unsur dapat dibagi menjadi:

  • Logam: zat yang dapat menghantarkan listrik dan panas.

  • Bukan logam: zat yang tidak menghantarkan listrik.

  • Semi logam (metaloid): zat yang bersifat logam sekaligus bukan logam.

Dalam satu golongan makin ke atas letak suatu unsur sifat logam makin berkurang.

Dalam satu perioda (periode) makin ke kanan letak suatu unsur sifat logam kian berkurang.


2. Jari-jari Atom

Dalam satu periode makin ke kanan letak suatu unsur, jari-jari atom semakin kecil, hal ini disebabkan jumlah proton dalam inti dan jumlah elektron dalam orbital bertambah, sehingga tarikan elektrostatik antara partikel yang berlawanan muatan bertambah. Elektron yang berada pada kulit terluar akan ditarik ke inti sehingga ukuran atom bertambah kecil.

Dalam satu golongan makin ke bawah letak suatu, jari-jari atom semakin besar. Ini disebabkan bertambahnya kulit elektron sesuai dengan bertambahnya bilangan kuantum utama.


3. Jari-jari Ion

Suatu atom yang melepaskan elektron jari-jari ionnya lebih kecil dibanding dengan jari- jari atom netralnya. Ini disebabkan tarikan inti yang lebih kuat dibandingkan tarikan inti pada atom netral. Sebaliknya, apabila suatu atom menangkap elektron, maka jari-jari ionnya lebih besar dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya.


4. Energi Ionisasi (Potensial Ionisasi)

Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari suatu atom yang berdiri sendiri.

Dalam satu golongan, energi ionisasi semakin berkurang jika nomor atom bertambah. Ini disebabkan karena makin bertambahnya kulit elektron, maka elektron pada kulit terluar berada semakin jauh dari inti. Ini menyebabkan gaya tarikan ke inti semakin kecil dan elektron dengan mudah dapat dilepaskan.

Dalam satu periode, pada umumnya energi ionisasi cenderung bertambah dari kiri ke kanan.


5. Afinitas Elektron

Afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan jika atom dalam bentuk gas menerima elektron dengan membentuk ion negatif.

Dalam satu golongan makin ke bawah letak suatu unsur afinitas elektron makin berkurang. Dalam satu periode makin ke kanan letak suatu unsur afinitas elektron makin bertambah.

Ini disebabkan makin kecil jari-jari atom, afinitas elektron makin besar.


6. Keelektronegatifan

Keelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron. Ini berkaitan dengan energi ionisasi dan afinitas elektron.

Sifat keelektronegatifan sama dengan energi ionisasi dan finitas elektron, yaitu makin kecil jari-jari atom maka harga keelektronegatifan makin besar.


7. Sifat-sifat Magnetik

Suatu atom menunjukkan sifat-sifat magnetik, jika ditempatkan dalam medan magnetik.

Atom dapat dikelompokkan dalam dua golongan berdasarkan sifat magnetiknya. Suatu atom dikatakan memiliki gejala diamagnetisme jika interaksi elektron yang berpasangan dengan medan magnetik akan tolak menolak. Sifat diamagnetik ini dapat dikalahkan oleh sifat paramagnetik, yaitu gejala yang disebabkan apabila suatu atom mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Makin banyak elektron yang tidak berpasangan makin kuat gaya tarik medan magnetnya.

Comments

Sering dikunjungi :

Pengantar Psikologi

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *