Pendekatan Psikologi Gestalt
Psikologi Umum
(1)
Gestalt
Contoh sebagai berikut.
Ketika Anda melihat rambu bahaya jalan seperti yang ada pada foto di bawah, Anda mengira lampu yang membentuk anak panah sebenarnya bergerak ke satu arah. Namun, gerakan ini hanyalah ilusi; lampu-lampu itu diam dan hanya berkedip-kedip
Ilusi bahwa lampu yang berkedip-kedip tampak bergerak pertama kali dipelajari pada tahun 1912 oleh tiga psikolog yaitu Max Wertheimer, Wolfgang, Köhler, dan Kurt Koffka.
Mereka melaporkan bahwa mereka telah menemukan persepsi gerakan dengan menyalakan satu lampu sebentar, lalu, beberapa saat kemudian, menyalakan lampu kedua. Meskipun kedua lampu itu diam, lampu itu tampak bergerak dari satu ke yang lain. Mereka menyebutnya fenomena phi; sekarang dikenal sebagai gerakan semu.
Wertheimer dan rekan-rekannya percaya bahwa persepsi gerakan semu tidak dapat dijelaskan oleh kaum strukturalis yang mengatakan bahwa gerakan itu hanya dapat dijelaskan dengan menambahkan sensasi dari dua lampu yang diam. Sebaliknya, Wertheimer berpendapat bahwa pengalaman persepsi, seperti melihat lampu yang bergerak, merupakan hasil dari analisis "pola utuh" atau dalam bahasa Jerman, Gestalt.
Pendekatan Gestalt menekankan bahwa persepsi lebih dari sekadar jumlah bagian-bagiannya.

Comments
Post a Comment