Soal Latihan Filsafat

Filsafat

Bab ke-1 sampai ke-10

Soal Latihan Filsafat

Bab ke-1: PENDAHULUAN

1. Pertanyaan filosofis adalah pertanyaan tentang hakikat. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini termasuk pertanyaan filosofis, kecuali:

A. Siapa itu manusia?

B. Kapan Plato lahir?

C. Apa itu jiwa?

D. Apa itu kematian?


2. Filsafat berasal dari kata Philosophia (Latin) atau Philosophein (Yunani) yang berarti:

A. Rasa ingin tahu

B. Rasa kagum

C. Bertanya 

D. Cinta kebijaksanaan


3. Filsafat mempunyai obyek material dan obyek formal. Obyek material filsafat ialah:

A. Manusia

B. Tuhan

C. Ens/Being

D. Kosmos


4. Obyek formal Filsafat ialah:

A. Jagad raya

B. Manusia

C. Ens qua ens (being as being)

D. Tuhan


5. Realitas adalah apa saja yang ada (that which is), seperti bulan, planet, manusia, hewan, dll. Apa yang menjadi Realitas paling fundamental?

A. Ada

B. Tuhan

C. Batu karang

D. Nebula


6. Kapan orang mulai berfilsafat?

A. Ketika dia bertanya

B. Ketika dia bermimpi

C. Ketika dia bekerja

D. Ketika dia bangun tidur


7. Bangsa apa yang dianggap menemukan Rasionalitas?

A. Jerman

B. Yunani

C. Persia

D. India


Bab ke-2: JAGAD FILSAFAT BANGSA-BANGSA

1. Cara pandang terhadap dunia dan gejala-gejala alam di masa pra-Filsafat di Yunani bercorak:

A. Mitis religius.

B. Mesianistik.

C. Rasionalistik-kritis.

D. Hellenistik.


2. Orang Yunani di zaman klasik mempelajari berbagai ilmu dari bangsa-bangsa lain di sekitarnya, lalu memberikan bobot baru kepada ilmu-ilmu itu sehingga menjadi ilmu dalam arti sebenarnya. Bobot baru itu ialah:

A. Empirisme

B. Rasionalitas

C. Kebijaksanaan

D. Prinsip manfaat


3. Perbedaan pokok antara filsafat Yunani dan filsafat bangsa-bangsa lain (seperti Mesopotamia, Persia, Mesir) ialah:

A. Filsafat Yunani adalah filsafat murni

B. Filsafat Yunani lebih tua

C. Filsafat Yunani meniru filsafat bangsa-bangsa lain

D. Filsafat Yunani berdasarkan mitos


4. Zoroartrisme di Persia kuno dianggap sebagai agama monoteis pertama. Apa itu Monoteisme?

A. Kepercayaan kepada satu Tuhan

B. Kepercayaan kepada dewa dewi

C. Kepercayaan kepada Zoroaster

D. Kepercayaan kepada Zeus


Bab ke-3: FILSAFAT PRASOCRATES

1. Filsafat pra-Socrates bercorak kosmosentris, yang berarti:

A. Matahari merupakan pusat jagad raya

B. Memusatkan perhatian pada jagad raya

C. Memusatkan perhatian pada Tuhan

D. Memusatkan perhatian pada manusia


2. Para filsuf pra-Socrates dianggap memulai suatu “revolusi cara pikir” di Yunani karen alasan berikut:

A. Mereka menjelaskan jagad raya secara abstrak rasional

B. Mereka menjelaskan jagad raya secara mitis religius

C. Mereka melanjutkan tradisi Homerus

D. Mereka hidup sebelum Socrates


3. Menurut penilaian Karl Popper, hampir seluruh jawaban/penjelasan para filsuf pra-Socrates tentang arche jagad raya salah di lihat dari perspektif ilmu-ilmu modern. Tapi menurut Popper, kita jangan menilai mereka berdasarkan “jawaban” yang diberikan, tetapi harus berdasarkan “cara menjawab” mereka. Cara menjawab yang dimaksud bersifat:

A. Rasional

B. Mitis religius

C. Matematis

D. Kosmosentris


4. Di masa pra-Socrates Heraclitus dan Parmenides memberikan jawaban yang bertolak belakang tentang prinsip yang mengatur jagad raya. Heraclitus mengemukakan prinsip perubahan sedangkan Parmenides mengajarkan prinsip ketidakberubahan (being). Masalah itu kemudian diselesaikan oleh Plato. Menurut Plato yang berubah ialah:

A. Idea/forma

B. Materi

C. Tuhan

D. Nasib


Bab ke-4: FILSAFAT SOFIS DAN SOCRATES

1. Menurut etika Socrates, kebajikan tertinggi ialah:

A. Kebijaksanaan

B. Keadilan

C. Keberanian

D. Pengetahuan

2. Socrates sering dimasukkan ke dalam kelompok para filsuf sofis, tetapi dia sendiri tidak mau. Ini dilatarbelakangi oleh perbedaan mendasarkan pandangan Socrates dan kaum sofis tentang:

A. Kebaikan

B. Kebenaran

C. Keadilan

D. Kebahagiaan

3. Metode Socrates untuk mencapai kebenaran/pengetahuan dinamakan:

A. Silogisme

B. Hit-and-run

C. Dialektika/Maieutika

D. Learning by doing.

4. Kelompok filsuf sofis di Yunani memulai corak filsafat baru yang berbeda dengan corak masa pra-Socrates. Corak baru itu ialah:

A. Kosmosentris

B. Antroposentris

C. Teosentris

D. Heliosentris


Bab ke-5: PLATO DAN ARISTOTELES

1. Menurut Plato, pengetahuan/mengetahui berarti:

A. Persepsi indera

B. Mengingat-ingat (recollection)

C. Bersatunya jiwa dan tubuh

D. Kembali ke Dunia Idea


2. Masih terkait dengan pertentangan antara Heraclitus dan Parmenides, menurut Plato yang tidak berubah ialah:

A. Idea/forma

B. Materi

C. Tuhan

D. Nasib


3. Plato mengajarkan bahwa sebelum bersatu dengan tubuh, jiwa sudah ada lebih dulu di Dunia Ide. Pandangan ini disebut: 

A. Eksistensialisme

B. Pra-eksistensi jiwa.

C. Rasionalisme.

D. Idealisme


4. Menurut Plato manusia adalah kesatuan jiwa dan tubuh. Kesatuan itu bersifat:

A. Dualistik

B. Hylemorfistik

C. Organik

D. Mekanistik


5. Menurut Aristoteles manusia adalah kesatuan jiwa dan tubuh. Kesatuan itu bersifat:

A. Dualistik

B. Hylemorfistik

C. Organik

D. Mekanistik


Bab ke-6: FILSAFAT HELENISTIK DAN ABAD PERTENGAHAN

1. Aliran Epicureanisme di masa Helenistik mengajarkan bahwa: 

A. Manusia tidak dapat mencapai kebahagiaan

B. Tujuan tertinggi kehidupan ialah kebahagiaan

C. Tujuan tertinggi kehidupan ialah kenikmatan

D. Manusia tidak mungkin mencapai kebenaran


2. Di abad pertengahan filsafat dianggap sebagai “hamba teologi” (ancilla theologiae/handmaide of theology). Maksud ungkapan ini ialah:

A. Filsafat adalah syarat utama untuk teologi

B. Filsafat berbeda dengan teologi

C. Ajaran filsafat tak boleh bertentangan dengan ajaran teologi

D. Teologi harus mengacu ke filsafat


3. Tokoh sentral di balik munculnya peradaban/filsafat Helenistik ialah:

A. Aristoteles

B. Plotinus

C. Alexander Agung dari Masedonia

D. Galileo Galilei


4. Aliran berikut tidak termasuk dalam filsafat Helenistik:

A. Sinisme

B. Stoisisme

C. Epicureanisme

D. Pragmatisme  


5. Yang dimaksud dengan Filsafat Hellenistik ialah:

A. Filsafat yang merupakan campuran unsur Yunani (Hellas) dan unsur-unsur oriental.

B. Filsafat Yunani

C. Filsafat Oriental.

D. Filsafat Yahudi


6. Yang dimaksud dengan Filsafat Hellenisme ialah:

A. Filsafat Yunani

B. Campuran Filsafat Yunani dan Oriental.

C. Filsafat Oriental.

D. Filsafat Kristen


7. Aliran Neo-Platonisme yang diajarkan Plotinus menghidupkan kembali ajaran Plato, tetapi menambahkan konsep baru yang lebih tinggi dari Nous (ratio). Unsur transenden itu ialah:

A. Idea

B. The One/The Good

C. Forma

D. Jiwa


8. Rediscovery of Aristotle di abad pertengahan dianggap sebagai unsur pendorong utama munculnya Renesans di Eropa. Yang dimaksud dengan Rediscovery of Aristotle ialah:

A. Ditemukannya kembali naskah-naskah asli Aristoteles

B. Diterjemahkannya karya-karya Aristoteles oleh Ibnu Rusyd

C. Disebarluaskannya karya2 dan pemikiran para filsuf Yunani klasik setelah diterjemahkan dari bahasa Yunani ke bahasa Arab dan bahasa Latin.

D. Ditemukannya kuburan Aristoteles


Bab ke-7: FILSAFAT MASA RENESANS

1. Renesans berasal dari bahasa Prancis renaissance yang berarti kelahiran kembali. Apa yang lahir kembali?

A. Semangat keagamaan

B. Pemikiran Homerus

C. Pemikiran-pemikiran klasik Yunani

D. Pemikiran Rene Descartes


2. Salah satu ciri terpenting masa Renesans ialah pengakuan terhadap martabat pribadi manusia. Ciri ini disebut:

A. Humanisme

B. Helenisme

C. Sekularisme

D. Hylemorfisme


3. Tokoh pencetus “Revolusi Ilmiah” di abad 17 ialah:

A. Nicolaus Copernicus

B. Giordano Bruno

C. Francis Bacon

D. Hugo Grotius


4. Filsuf Pico de la Mirandola melukiskan dengan sangat indah tentang keagungan manusia. Dalam dialog itu Sang Pencipta berkata kepada manusia (Adam) sbb: 

“Hai Adam, Aku tidak memberikan kepadamu tempat tertentu atau bentuk tertentu kepadamu. Engkau boleh memiliki tempat mana saja dan bentuk apa saja sesukamu. Hukum yang Aku ciptakan membangun kodrat terbatas bagi semua ciptaan lain. Sesuai dengan kehendak bebasmu, nasibmu ada di tanganmu dan Engkau tidak diikat oleh batas apapun. Engkau akan menentukan batas kodratmu sendiri. Aku telah menempatkan Engkau di pusat bumi sehingga engkau dapat melihat keliling dan memeriksa isi dunia. Aku tidak menciptakan engkau bersifat surgawi atau duniawi, dapat mati maupun tidak dapat mati. Engkau dengan bebas dan terhormat membentuk, membuat dan mengukir dirimu menurut bentuk yang engkau suka. Engkau dapat menjadi bentuk hewan yang lebih rendah, atau naik ke tingkat ilahi karena akal jiwamu.”

Berdasarkan teks di atas, keistimewaan manusia yang diberikan Sang Pencipta yang tidak dimiliki makluk ciptaan lain ialah:

A. Menguasai semua tempat di bumi

B. Menguasai segala ciptaan di bumi

C. Ditempatkan di pusat bumi

D. Kehendak bebas

5. Rene Descartes dijuluki Bapak Filsafat Modern karena alasan berikut:

A. Dia mengajarkan dualisme jiwa dan tubuh

B. Dia menjunjung Humanisme

C. Dia menolak metode pengetahuan ala skolastik-Aristotelian dan memberikan dasar matematis baru bagi ilmu.

D. Dia tidak setuju dengan ajaran empirisme


Bab ke-8. FILSAFAT PENCERAHAN (AUFKLARUNG)

1. Ciri terpenting filsafat Pencerahan (Aufklärung) ialah rasionalitas. Rasionalitas Pencerahan bersifat:

A. Dualistik

B. Mekanistik

C. Finalistik

D. Relativistik


2. Aliran rasionalisme mengajarkan bahwa pengetahuan berasal dari:

A. Pengalaman indra

B. Akal budi

C. Wahyu

D. Intuisi


3. Innate Ideas (ide-ide bawaan) adalah konsep yang dikemukakan oleh Descartes untuk menjelaskan bahwa pengetahuan berasal dari:

A. Pengalaman indra

B. Akal budi

C. Wahyu

D. Intuisi


4. Aliran Empirisme mengajarkan bahwa pengetahuan berasal dari:

A. Akal budi

B. Wahyu

C. Pengalaman indra

D. Tabula rasa


5. Aliran empirisme merupakan reaksi balik terhadap sebuah aliran di Eropa yang muncul sebelumnya, yaitu:

A. Neo-Platonisme

B. Rasionalisme

C. Epicureanisme

D. Skeptisisme


6. Apa artinya Rasio Mekanistik?

A. Rasio yang menolak finalitas (Tuhan)

B. Rasio yang menerima finalitas (Tuhan)

C. Rasio fanatik

D. Mekanik


Bab ke-9: FILSAFAT ROMANTIK

1. Filsafat Romantik di Eropa muncul sebagai reaksi terhadap filsafat:

A. Abad Pertengahan

B. Helenistik

C. Pencerahan (Aufklaerung)

D. Sofisme


2. Berbeda dengan filsafat Aufklarung yang menekankan rasio mekanistik, filsafat romantik menekankan:

A. Emosi

B. Rasio finalis

C. Musik

D. Puisi


3. Berikut ini filsuf-filsuf Romantik, kecuali:

A. Rene Descartes

B. Beethoven

C. Giambattista Vico

D. Wolfgang von Goethe


4. Berikut ini ciri-ciri filsafat Romantik kecuali:

A. Metode sintesis

B. Subyektivisme

C. Trial and error

D. Idealisme


5. Konsep Sejarah sebagai gerak dinamika dari “Thesis-Antitesis-Sintetis” diajarkan oleh filsuf berikut ini:

A. Rene Descartes

B. Galileo Galilei

C. Hegel

D. Aristoteles


6. Idealisme mengajarkan bahwa realitas yang sebenarnya adalah:

A. Materi/tubuh

B. Ide

C. Tuhan

D. Jiwa


Bab ke-10: PRAGMATISME

1. Filsafat Pragmatisme merupakan filsafat khas dari:

A. Amerika

B. Eropa kontinental

C. Inggris

D. Asia Timur (Korea dan Jepang)


2. Konsep utama dari ajaran filsafat Pragmatisme ialah:

A. Manfaat dan Problem solving

B. Hak Asasi Manusia

C. Toleransi

D. Modernitas


3. Berikut ini filsuf2 Pragmatisme, kecuali:

A. William James

B. Plotinus

C. John Dewey

D. Sanders Peirce


4. Pragmatisme mengajarkan tentang kebenaran yang bersifat pragmatis. Menurut aliran pragmatisme, yang benar berarti:

A. Yang sesuai agama

B. Yang sesuai teori

C. Yang dapat diaplikasikan 

(applicability) demi problem solving

D. Yang bermanfaat demi problem solving


5. Menurut William James, moralitas dan agama merupakan produk dari:

A. Iman 

B. Rasio

C. Kehendak untuk percaya (the will to believe)

D. Kontrak sosial

Comments

Sering dikunjungi :

Pengantar Psikologi

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *