Rumus-rumus Psikologi

Psikologi Umum

(10)

Rumus-rumus Psikologi

Rumus terjadinya Perilaku:

  • Woodworth & Schlosberg

R = f(S,O): Respons (R) dipengaruhi oleh stimulus (S) dan karakteristik organisme (O).

Formulasi ini berarti bahwa respons merupakan fungsi atau bergantung pada stimulus dan organisme 

“Artinya, bagaimana seseorang merespons suatu stimulus tergantung pada sifat stimulus itu sendiri dan karakteristik individu tersebut.”

Contoh: Seorang siswa yang sedang mengerjakan ujian matematika (stimulus). Cara siswa tersebut menjawab soal (respons) dipengaruhi oleh pengetahuan matematika yang ia miliki (organisme)

  • Woodworth & Schlosberg (R)

Disempurnakan menjadi: R = f(S,A): Respons (R) dipengaruhi oleh stimulus (S) dan pengalaman sebelumnya/anteseden (A)

Apa yang ada dalam diri organisme itu yang berperan memberikan respons adalah apa yang telah ada pada diri organisme, atau apa yang telah pernah dipelajari oleh organisme yang bersangkutan. 

“Artinya, pengalaman masa lalu seseorang akan memengaruhi bagaimana mereka merespons situasi saat ini.”

Contoh: Seseorang yang pernah mengalami kecelakaan mobil (pengalaman masa lalu) akan merasa cemas dan gugup ketika harus menyetir di jalan tol (stimulus). Kecemasan ini adalah respons yang dibentuk oleh pengalaman traumatis sebelumnya.

  • Bandura
B = f(E,O): Perilaku (B) dipengaruhi oleh lingkungan (E) dan organisme (O). 

Bahwa perilaku itu bergantung atau fungsi dari lingkungan interaksi organisme. Yang dimaksud dengan interaksi di sini ialah saling berhubungan antara lingkungan dan organisme

“Artinya, perilaku seseorang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di sekitarnya dan karakteristik individu tersebut.”

Contoh: Seorang karyawan yang bekerja di perusahaan dengan budaya kerja yang kompetitif (lingkungan) cenderung lebih termotivasi untuk mencapai target kinerja yang tinggi (perilaku).

  • Bandura (R)
B = f(E↔O) {B: Behaviour’ f: fungsi, E: Enviroment, O: Organism}

Formulasi ini memberikan pengertian bahwa perilaku (B), lingkungan (E) dan organisme atau person (P) saling berpengaruh satu dengan yang lain seperti telah dikemukakan di atas

“Artinya, perilaku seseorang adalah hasil dari interaksi yang dinamis antara individu dan lingkungannya.”

Contoh: Seorang anak yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis dan hangat (lingkungan) cenderung memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan keterampilan sosial yang baik (perilaku). Sebaliknya, anak yang tumbuh dalam keluarga yang disfungsional mungkin mengalami kesulitan dalam bersosialisasi dan memiliki harga diri yang rendah.




Comments

Sering dikunjungi :

Pengantar Psikologi

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *