Anatomi Sistem Saraf Pusat II

Psikologi Faal

Anatomi Sistem Saraf Pusat II

Kelompok ke-3

  • Struktur Utama Otak: Otak Tengah → Mesencephalone (Midbrain) 
  • Struktur Utama Otak: Hindbrain

  • Sum Sum Tulang Belakang (spinal cord)


MIDBRAIN → Otak Tengah → Mesencephalone 

Struktur Anatomi

1. Regi; area/lokasi antara thalamus dan pons
2. Dipisahkan menjadi tectum (sebagai atap)
dan tegmentum (sebagai dasar)
3.Terdiri dari: Korpora Kuadrigemina dan
Pedunkulus cerebri

Fungsi

Koordinasi Sensori yaitu meliputi visual, auditori, dan somatosensory → Kaitannya dengan perilaku.

  • Korpora Kuadrigemina → Tectum

Terdiri dari:
1. Kollikulus superior kombinasi sensori auditori
& visual (koordinasi sensasi dari mata ke suara)
2. Kollikulus inferior → auditory pathway >>
thalamus >> cerebrum

  • Pedunculus Cerebri

Terdiri dari:
1. Basis Pedunkulus
2. Substansia Nigra → sistem motorik
3. Tegmentum → gray matter: menerima dan
mengirim informasi melalui saraf cranial

HINDBRAIN → Otak Belakang → Rhombencephalon

Struktur anatomi

1. Terdiri dari metencephalon & mielencephalon
2. Formatio retikularis: kumpulan neuron &
berkas otak menyerupai jala
3. Formatio retikularis: penghubung thalamus,
mesensefalon, pons dan medulla oblongata

Fungsi

Menerima impuls dari sensorik dan
mengirim informasi untuk motorik → Kaitannya dengan perilaku

HINDBRAIN

Metencephalon

Metencephalon: Pons (Pons Varolli)

  • Struktur pendek seperti “jembatan”

  • Berisi serabut saraf

Berisi serabut saraf yang menghubungkan otak tengah dengan medulla oblongata, hemisfer cerebelli kiri dan kanan, serta cerebrum dan
cerebellum

  • Fungsi

Fungsi mengontrol pernapasan, stasiun relay dari medulla oblongata ke struktur otak

  • Terbagi atas sebagai berikut.

Pons Dorsalis (tegmentum): formation retikularis dan serabut saraf
Pons Ventralis (basalis): nucleus pontin dan tractus piramidalis

Metencephalon: Cerebellum (Otak Kecil)

Tertutupi gyrus dan sulcus

Besaran massa: 10% massa dari otak

Fungsi

Koordinasi informasi dari cerebrum dengan sensory feedback perifer melalui spinal cord → Memproses informasi sensorik untuk direspon oleh motorik

*Pusat pemrosesan koordinasi
gerak otot, keseimbangan, presisi
gerak & posisi tubuh

Pedunkulus Serebellaris (penghubung cerebellum dgn batang otak)


... menghubungkan cerebellum (bagian otak kecil) dengan sebagai berikut.
  • Superior: Pons
  • Medial: Otak tengah
  • Inferior: Medulla oblongata

Metencephalon: Cerebellum (Otak Kecil) → Bagian posterior brainstem


HINDBRAIN

Myelencephalon

Mielencephalon: Medulla Oblongata

Letak

Bagian terbawah brainstem → menghubungkan
pons & medulla spinalis

Dekussatio piramidalis

Penyilangan tractus kortikospinalis

Fungsi

Memproses informasi dari nervus
cranialis → pusat pengatur denyut
jantung, pernapasan, pembuluh darah,
tekanan darah, menelan, muntah, bersin,
batuk & frekuensi pernapasan

White & Grey Matter

White: medulla oblongata ke spinal cord
Grey: tegmentum midbrain & pons ke medulla oblongata

Spinal Cord/Medulla Spinalis

Struktur Anatomi

1. Letak: Foramen magnum sampai vertebrae lumbalis I

2. Dilapisi jaringan pelindung: meninges (dura, arachnoid & piamater)

3. Struktur: Substansia alba: serabut saraf bermielin (jaras ascending → sensory to brain & descending → motoric from brain) Substansia grisea: di tengah, berbentuk “H” → kornu anterior (motoric) & posterior (sensory); lateral (syamphatetic)

Perkembangan

1. Dari anterior median fissure & posterior median sulcus
2. Alar plate à dorsal nerve root (sensory function) & basal plate à
anterior nerve root (motoric function)
3. Cauda Equina: kolumnus vertebra berkembang menjadi bundle saraf



Jalur implus saraf

Sensorik yaitu kemampuan tubuh dalam menerima dan memroses informasi melalui indra yakni mata, telinga, hidung, mulut, kulit seperti mendengar suara, melihat warna, merasakan halus.
Sensorik secara umum ada tujuh bagian yaitu sebagai berikut.

  • Taktil: Sensasi sentuhan seperti halus, kasar, panas, dingin.

  • Vestibular: Sensasi gerakan dan keseimbangan.

  • Propiooseptof: Sensasi posisi tubuh.

  • Visual: Sensasi pengelihatan.

  • Auditori: Sensasi pendengaran.

  • Olfaktori: Sensasi penghiduan.

  • Gustatori: Sensasi perasa.


Motorik adalah kemampuan tubuh yang berkaitan dengan penggerak/menggerakkan anggota tubuh, melibatkan koordinasi, dan kontrol kekuatan seperti berjalan, menulis, dan lain sebagainya. Ada dua bagian dari motorik antara gerakan besar dan gerakan kecil sebagai berikut.

  • Motorik kasar

Motorik kasar, contoh seperti duduk, berjalan, dan berlari.

  • Motorik halus

Motorik halus, contoh seperti menulis, menggambar, mengutip manik-manik, mengancing baju.


Daftar Pustaka

Rena Fuji E.S., drg, M.Med.Ed. “Anatomi Sistem Saraf II”, Universitas Gunadarma, 2025.

Comments

Sering dikunjungi :

Pengantar Psikologi

Perkembangan Psikososial pada Tiga Tahun Pertama I

Cara Baca Beberapa Nama Berikut

Tim KAF berlepas diri dari segala tulisan dari Blog ini. Bila ada kesalahan di dalam pembuatan dan tulisan adalah berasal dari penulis, silakan beri koreksi.

📨 Kotak Pos 📨

Name

Email *

Message *