Daya Tarik Interpersonal I
Psikologi Sosial
Daya Tarik Interpersonal
Apa yang memprediksi daya tarik (attraction)?
Faktor Daya Tarik
The Propinquity Effect (Efek Kedekatan)
- Semakin sering bertemu dan berinteraksi maka akan semakin mudah memunculkan keakraban dan kedekatan.
Mere Exposure Effect
- Semakin familiar kita dengan orang lain, semakin paham mengenai karakteristik dan kepribadian atau ketika semakin mengenal visi dan misinya maka akan semakin akrab hubungan terjalin.
Kesamaan
- Kepribadian, opini, minat, pengalaman, penampilan.
Reciprocal Liking
- Kesukaan timbal balik → sama-sama saling suka atau tertarik atau kagum.
- Kita semua merasa senang disukai → hal ini cukup kuat menimbulkan ketertarikan, tanpa harus ada kesamaan.
Daya Tarik Fisik
Daya tarik fisik merupakan hal yang menentukan kesan pertama baik pada laki-laki maupun perempuan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dibanding perempuan, laki-laki menilai daya tarik fisik lebih penting.Perbedaan persepsi budaya mengenai “cantik” dan “tampan”.
Ada peran Hallo Effect (efek halo adalah bias kognitif yaitu kesan positif pada seseorang tentang seseorang di satu area memengaruhi pandangan mereka secara positif di area lain).
Teknologi & Koneksi antar Individu
Penelitian menunjukkan kaitan antara kehadiran mobile device dengan pengurangan social connection. Penelitian lain juga menyatakan hasil bahwa kehadiran mobile device di antara pasangan, menurunkan empati kepada pasangan.
Mate Preference in an Online Era
Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang “popular” di dunia maya, mampu untuk mendapatkan pasangan lebih baik dibandingkan dengan yang tidak. Namun, pada praktiknya, banyak terjadi penurunan liking pada seseorang yang bertemu secara langsung setelah sebelumnya melihat profil yang dipasang pada online dating application.
The Promise and Pitfalls of Online Dating
Kenapa banyak yang menggunakan aplikasi online dating?
- Menyediakan banyak profil untuk dilihat
- Menyediakan kesempatan untuk berkomunikasi dengan pasangan potensial
- Matching (pencocokan) didasarkan pada analisis kompatibel
Sebuah studi terhadap 84 online daters yang ditanya mengenai usia, tinggi, berat, terdapat hasil bahwa 81% partisipan memberikan informasi yang tidak tepat di antara salah satu identitas tersebut.
Paling banyak bohong soal usia, bobot tubuh, dan tinggi badan. Kebohongan dilakukan oleh
semua orang (pria dan wanita). Perbedaan foto dengan figur asli juga sering terjadi (dan dilakukan baik oleh pria maupun wanita).
Daftar Pustaka
Rahardjo, Wahyu. (2025). Daya Tarik Interpersonal I. Psikologi Sosial. Universitas Gunadarma
Comments
Post a Comment