Penginderaan
Penginderaan
Reseptor Sensori
- Penglihatan; Visual
- Pendengaran; Auditori
- Perabaan
- Penghidu
- Perasa
Otak (Brain)
• Otak bagian belakang
• Otak bagian tengah
Otak Bagian Belakang
- Medula
- Cerebelum
- Pons
Otak Bagian Tengah
Otak bagian tengah (Midbrain)
Otak Bagian Depan
Otak bagian depan adalah bagian yang paling menyusun/mengembangkan (to evolve) yang berfungsi mempertahankan semacam critical activities seperti gerak, memori dan bicara yang terdiri dari berikut.
- Sistim limbik
- Cerebral cortex
- Ossipital lobe
- Cerebral hemissphere
Pancaindra
- Penglihatan
- Pendengaran
- Perabaan
- Penghidu
- Perasa
Indra Penglihatan
1) Mata mengumpulkan dan memfokuskan gelombang cahaya kedalam satu area tepat dibelakang bola mata.
2) Bagian tersebut menyerap dan mengubah gelombang cahaya menjadi impuls-impuls disebut transduksi (transduction).
- Reseptor terletak pada retina
- Mata sangat sensitif terhadap cahaya
- Cahaya/sinar mempunyai sifat gelombang 400-700Nm (Nanometer, 1Nm=sepermilyar meter) Visible Light (VL)
- > 700Nm = infrared, < 400Nm = ultraviolet
- Didalam retina terdapat basiles (rods) & cones basiles (rods) = membedakan gelap terang
- Cones = membedakan warna
Warna Elementer & Warna Primer
1) Warna elementer
- Merah-hijau
- Biru-kuning
- Putih-hitam
- Merah
- Hijau
- Biru
Orang yang memiliki penglihatan normal bisa membedakan beberapa bagian seperti berikut.
1. Gelap dengan terang
2. Warna merah dengan hijau
3. Warna biru dengan kuning
Orang ini bisa disebut memiliki kemampuan trikromat. Apabila salah satu kemampuan tidak dimiliki maka orang tersebut disebut dengan buta warna.
Buta Warna
Buta warna bukanlah penyakit (≠ penyakit). Tetapi merupakan kelainan yang ≠ disembuhkan. Penyebab hal tersebut yaitu di dalam retina cones-conesnya kurang sempurna dalam (untuk membedakan warna).
Terdapat 2 golongan dari buta warna yaitu sebagai berikut.
- Buta Warna Total (Keseluruhan)
Buta warna total adalah orang yang tidak dapat membedakan warna-warna yang dilihat seperti misal, terlihat kelabu. Hal tersebut dikarenakan tidak terdapat cones dan hanya ada basiles. Istilah tersebut disebut dengan monokromat.
- Buta Warna Sebagian (Partial)
Buta warna sebagian adalah orang yang tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Istilah tersebut disebut dengan dikromat.
Buta warna dibedakan menjadi:
1) Buta warna merah-hijau (red-green colour blindness).2) Deuteranopia (green blindness)
hijau → kelabu.
3) Protonopia (red blindness)merah → coklat
4) Buta warna biru-kuning (blue-yellow blindness)Tes Buta Warna
1) Holmgren's wool test
2) Jensen test
3) Spectral analysis
Indra Pendengaran
Telinga Bagian Luar
Telinga bagian luar merupakan bagian yang menerima stimulus dari luar.
Telinga Bagian Tengah
Telinga bagian tengah merupakan transformer (meneruskan stimulus).
Telinga Bagian Dalam
Telinga bagian dalam merupakan reseptor sensitif yang merupakan saraf-saraf penerima.
- Stimulus berwujud bunyi
Bunyi merupakan getaran udara atau getaran medium lain. Bunyi dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1) Nada: Nada yaitu bunyi yang getarannya telah teratur.
- Keras tidaknya nada, amplitude getaran (semakin keras nadanya) semakin → amplitude.
- Tinggi rendahnya nada frekuensi getaran semakin tinggi nadanya) (semakin → frekuensi.
- Timbre dari nada kombinasi dari bermacam-macam frekuensi.
2) Desah: Bunyi yang getarannya belum teratur.
Telinga juga sebagai indra keseimbangan seperti sebagai berikut.
⇒ Telinga dalam (vestibule & Semi-circular conal).
⇒ Rambut-rambut sel serta otolithen dan terdapat cairan dalam saluran.
Kepala condong ⇒ otak (pusat kesadaran).
Indra Penghidu
Henning (dalam Walgito, 2010) ada enam bau pokok (bau lainnya adalah kombinasi dari bau pokok).
1) Fruity (example gratia. Lemon)
2) Resinous (eg. Violets)
3) Flowery
4) Spicy (eg. Nutmeg)
5) Burning (eg. Tar)
6) Putrid (eg. Decaying matter)
Indra Pengecapan
Indra pengecapan terdapat di lidah dengan stimulus benda cair.
Sel penerima sensori otak ujung lidah ⇒ saraf
Terdapat 4 rasa pokok yaitu sebagai berikut.
1) Pahit
2) Manis
3) Asin
4) Asam
Indra Peraba
Indra ini merasakan sakit, rabaan, tekanan dan temperatur. Tidak semua menerima rangsangan ini atau stimulus tertentu bagian tertentu. Tekanan atau rabaan bagian kulit tekanan atau rabaan yang lunak, keras, halus, kasar.
Dimensi Penginderaan
1) Intensitas
2) Ekstensitas: Ekstensitas yaitu mendalami, sejauh mana
3) Durasi Penginderaan: Durasi yang lama, contohnya saat tangan dicubit.. dengan tenaga yang sedang saja akan tetapi berlangsung lama sehingga menimbulkan peningkatan rasa.
4) Kualitas






Comments
Post a Comment