Perilaku Prososial I
Perilaku Prososial
APA ITU PERILAKU PROSOSIAL?
• Definisi → tindakan individu menolong orang lain tanpa mendapatkan efek langsung dari orang yang ditolong
• Apa bedanya dengan altruism? → altruism ada pengorbanan sebagai harga yang harus dibayar saat menolong orang lain
MENGAPA MENAMPILKAN PERILAKU PROSOSIAL?
Empathy-altruism hypothesis → Keinginan untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan
Negative-state relief model → Keinginan untuk mengurangi emosi negatif atau rasa tidak nyaman
Empathic joy hypothesis → Keinginan mencapai suatu tujuan, dan memberi manfaat bagi orang lain
Competitive altruism approach → menolong orang lain karena dapat menaikkan status dan reputasi, diyakini kelak membawa keuntungan
KAPAN MEMUTUSKAN MEMBANTU?
- Faktor situasional (eksternal)
- Faktor emosional (internal)
- Empati (personal)
Faktor situasional
Kita cenderung menolong orang apabila:
• Kita menyukainya atau punya kesamaan dengan kita
• Orang tersebut tidak bertanggung jawab atas masalahnya
• Banyak orang lain yang melakukannya
Faktor emosional
• Emosi positif meningkatkan kecenderungan menolong
• Emosi negatif menurunkan kecenderungan menolong
Empati
Empati mendorong individu untuk merasakan kesusahan hati orang lain sehingga membuat dirinya menjadi tergerak untuk menolong.
Kepribadian altruistik
• Kepribadian altruistik adalah sesuatu yang unik dan berbeda-beda setiap orang → individual differences
• Tidak semua orang mau dengan mudah menolong orang lain, dan tidak semua orang yang mau menolong bersedia berkorban sesuatu (bisa apa saja seperti tenaga dan materi) untuk menolong
Gender
• Wanita → nurturing and caring, value close and long relationship → merawat orang tua, merawat orang sakit, memasak untuk dapur umum, dan sebagainya
Perbedaan budaya
• Kecenderungan individu membantu orang lain, tergantung berasal dari grup mana dia berasal
• In group (berasal dari kelompok yang sama) vs. out group (berasal dari kelompok yang berbeda) → mana yang lebih baik?
Agama
▪ Agama membuat individu memiliki sebuah ikatan bersama dan menimbulkan ikatan sosial yang kuat
▪ Religious people lebih berkeinginan membantu bila individu lain membutuhkan bantuan yang sesuai dengan kepercayaannya
▪ Namun ketika berhubungan dengan membantu orang asing (tip, donor darah) tidak lebih baik dibandingkan dengan non-religious people
Comments
Post a Comment