Sistem Endokrin I
Kelompok ke-9
Sistem Endokrin
Sistem endokrin terdiri dari kelenjar seperti hipotalamus, hipofisis, tiroid, paratiroid, adrenal, dan gonad (testis dan ovarium), serta organ seperti pankreas.
Fungsi Kelenjar Endokrin
1. Menghasilkan hormon yg dialirkan ke darah guna diperlukan oleh jaringan tertentu
2. Mengontrol aktivitas kelenjar tubuh
3. Merangsang aktivitas kelenjar tubuh
4. Merangsang pertumbuhan jaringan
5. Mengatur metabolisme
Fungsi Endokrin Dalam Perilaku
1. Membantu tubuh tumbuh dan berkembang
2. Memberi energi dan mengatur rasa lelah atau semangat
4. Mengatur dorongan dan perilaku seksual.
Mekanisme Kelenjar Endokrin
1. Otak mendeteksi perubahan di dalam atau luar tubuh, seperti stres, lapar, atau dingin.
3. Kelenjar hipofisis mengirim sinyal ke kelenjar-kelenjar endokrin lain (seperti tiroid atau adrenal)
4. Kelenjar-kelenjar ini mengeluarkan hormon ke dalam darah
5. Hormon-hormon itu berjalan melalui darah ke organ atau bagian tubuh tertentu, lalu mempengaruhi fungsi tubuh dan perilaku
Kelenjar dan Sistem Endokrin
1. Hipotalamus
2. Pineal
3. Hipofisis
4. Tiroid
5. Paratiroid
6. Timus
7. Adrenal
8. Pankreas
9. Ovarium
10. Testis
Kelenjar Hipotalamus
Peran dalam perilaku:
Mengatur emosi dan motivasi, seperti rasa lapar, haus, dan dorongan seksual.
Mengontrol respons stres dengan mengaktifkan sistem saraf simpatis dan pelepasan hormon stres.
Mengatur siklus tidur-bangun (ritme sirkadian), yang memengaruhi suasana hati dan fungsi kognitif.
Kelenjar Hipofisis
Peran dalam perilaku:
- Hormon pertumbuhan (GH): memengaruhi pertumbuhan fisik dan energi, yang berperan dalam kepercayaan diri dan aktivitas.
- Oksitosin: berperan dalam ikatan sosial, kasih sayang, dan perilaku kepercayaan.
- Hormon adrenokortikotropik (ACTH): merangsang korteks adrenal untuk merespons stres.
- Prolaktin: memengaruhi perilaku keibuan dan ikatan emosional.
Kelenjar Tiroid
Peran dalam perilaku:
Hipertiroidisme (hormon tinggi): bisa menyebabkan kegelisahan, iritabilitas, insomnia, dan hiperaktif. Secara umum, tiroid memengaruhi energi, suasana hati, dan fungsi kognitif.
Kelenjar Paratiroid
Mengatur kadar kalsium dalam darah dan tulang untuk mendukung fungsi saraf dan otot secara normal.
Peran dalam perilaku:
- Kalsium penting untuk fungsi saraf dan otot, termasuk transmisi impuls saraf di otak
- Ketidakseimbangan kalsium dapat menyebabkan kebingungan, gangguan suasana hati, iritabilitas, atau bahkan gangguan kognitif
- Hipoparatiroidisme (kadar kalsium rendah) dapat menyebabkan kejang otot dan gangguan mental
- Hiperparatiroidisme (kadar kalsium tinggi) dapat menyebabkan kelelahan mental dan kebingungan

Comments
Post a Comment